Berikut ini adalah link download untuk banner-banner ad-center.
Selamat menikmati kawan2 pemain CPA. :v
Indosat Tak Mau Langsung Loncat ke LTE
Diposting oleh admin | 08.13 | Lifestyle, Operator | 0 komentar »Jakarta - Indosat bersikeras untuk mengimplementasikan jaringan 3G kecepatan 21 Mbps dengan teknologi HSPA+ terlebih dahulu sebelum nantinya beralih ke teknologi LTE yang mengusung kecepatan hingga 100 Mbps.
"Kami tak mau langsung loncat ke LTE karena masih ada banyak kendala dan banyak biaya," kata Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing Indosat, dalam uji coba HSPA+ di kantor pusat Indosat, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Kendala yang dimaksud Teguh antara lain belum tersedianya frekuensi untuk LTE, interoperabilitas antaroperator telekomunikasi dunia, infrastruktur, hingga keterbatasan handset dan terminal modem untuk pelanggan.
"Itu sebabnya kami akan lebih dulu mengusung HSPA+ sebelum beralih ke LTE agar perpindahannya smooth. Langkah yang kami lakukan sudah tepat karena sesuai evolusi GSM," lanjut dia.
Kata Teguh, tahapan evolusi yang dilalui teknologi GSM untuk data mulai dari GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA, baru kemudian LTE. "Kalau kami dari 3G, HSDPA, kemudian loncat ke LTE, itu namanya revolusi, bukan evolusi. Evolusi terjadi karena kebutuhan user semakin tinggi."
"Evolusi itu lebih murah dan lebih smooth daripada revolusi. LTE menjanjikan full IP, dan itu membutuhkan effort yang besar secara end to end. Nah, anggap saja dengan HSPA+ kita latihan dulu sebelum ke LTE. Jadi, LTE pelan-pelan saja," pungkas Teguh.
Sumber : detikinet
Sia-Siakah Operator Upgrade ke HSPA+?
Diposting oleh admin | 08.05 | Internet, Lifestyle, Operator, Wireless | 0 komentar »JAKARTA - Langkah operator telekomunikasi Indosat dan Telkomsel menggelar jaringan berbasis teknologi HSPA+ memang dipandang miring oleh sebagian kalangan. Pasalnya langkah Telkomsel dan Indosat menghadirkan teknologi yang menjanjikan kecepatan sampai 21 Mbps tersebut dinilai pemborosan dan mubazir.
Telkomsel, yang telah mengomersilkan jaringan tersebut di sejumlah titik area Jabodetabek diketahui merogoh koceknya sebesar 10 persen dari total belanja modal tahun ini atau sekira Rp1,3 triliun untuk membangun jaringan HSPA+. Sedangkan Indosat belum mau mengungkap biaya investasinya.
Investasi yang dikeluarkan Telkomsel itu, dinilai sebagian kalangan akan membengkak karena vendor yang dipilih untuk mengusung HSPA+, berbeda dengan pemasok jaringan 3G sebelumnya di area tertentu. Selain itu, masalah lain penerapan teknologi HSPA+ adalah belum banyaknya perangkat yang mampu mendukung teknologi tersebut.
"Saya kira setiap operator sudah memiliki rencana sendiri mengapa mereka mengupgrade ke HSPA+, jadi saya kira sulit untuk mengatakan itu mubazir, mereka umumnya sudah memiliki komitmen dengan vendor-vendor jadi wajar jika mereka beralih ke HSPA+ dahulu dan tidak langsung ke LTE," kata pengamat telematika dari Universitas Indonesia Gunawan Wibisono saat dihubungi okezone, Senin (9/11/2009).
Sementara itu, Ketua Bidang Riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Eka Indarto mengatakan, operator telekomunikasi seharusnya melihat kebutuhan terlebih dahulu dan tak perlu jorjoran dalam belanja perangkat.
"Jaringan berbasis 3,5G yang telah ada sebenarnya telah mencukupi, operator seharusnya memaksimalkan yang telah ada terlebih dahulu," katanya.
Sumber : Okezone
Indosat Hanguskan 100 Ribu Pelanggan StarOne
Diposting oleh admin | 08.02 | Internet, Lifestyle, Operator | 0 komentar »JAKARTA - Indosat mengaku telah menghanguskan sekira 100 hingga 150 ribu pelanggan StarOne.
"Indosat telah melakukan aksi bersih-bersih terhadap 100 hingga 150 ribu dari 700 ribu pelanggan StarOne," kata Group Head Marketing Indosat, Teguh Prasetya di sela demo teknologi HSPA+ di gedung Indosat, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Namun, Teguh mengatakan, untuk tahun 2009 ini pihaknya tetap menargetkan jumlah pelanggan StarOne sebesar 700 ribu hingga akhir tahun ini.
Dikatakan Teguh, StarOne tetap menjadi andalan Indosat di masa sekarang dan mendatang.
"ARPU (rata-rata pengeluaran) pelanggan StarOne rata-rata di atas 30 ribu sampai 35 ribu," tandasnya.
Secara keseluruhan, Indosat sendiri diketahui telah menghanguskan sekira 6 juta pelanggan, mulai dari kuartal I hingga Kuartal 3 2009.